Apakah uap vape berbahaya bagi orang di sekitarmu?
Uap vape yang diembuskan bukan uap air: ada nikotin, partikel ultrahalus, dan logam. Jauh lebih rendah dari asap rokok, tapi bukan nol di dalam ruangan.
Jawaban singkat
Uap vape yang diembuskan bukan uap air yang tidak berbahaya. CDC mencatat uap itu bisa mengandung nikotin, partikel ultrahalus, senyawa organik mudah menguap, dan logam berat, dan orang di sekitarnya menyerap nikotin dalam jumlah terukur. Paparannya jauh lebih rendah daripada asap rokok, tapi belum ada tingkat aman yang ditetapkan.
“Cuma uap air kok” adalah kalimat paling sering diulang di dunia vape, dan salahnya sesederhana mungkin: tidak ada air di dalamnya.
Yang keluar dari perangkat adalah aerosol: propilen glikol dan gliserol yang dipanaskan jadi butiran halus melayang, membawa nikotin, perisa, dan apa pun yang disumbang coil-nya. Daftar CDC tentang apa yang pernah terdeteksi di aerosol itu mencakup nikotin, partikel ultrahalus yang cukup kecil untuk masuk jauh ke paru, senyawa organik mudah menguap, zat pemicu kanker, dan logam berat seperti nikel, timah, dan timbal.
Itu semua tidak berarti uap vape setara asap rokok. Yang berarti adalah: jawaban jujur untuk “berbahaya nggak buat orang di sekitar” bukan nol.
Apa bedanya dengan asap rokok orang lain?
Bedanya nyata dan layak dipahami dengan benar, karena itu menjelaskan sekaligus kenapa paparannya lebih rendah dan kenapa paparannya tidak hilang.
Rokok yang menyala adalah sumber emisi yang terus-menerus. Ia terbakar di antara isapan, dan asap yang mengepul dari ujungnya itu justru bagian terbesar dari yang memenuhi ruangan. Vape tidak mengeluarkan apa pun di antara isapan. Yang sampai ke udara hanya yang diembuskan penggunanya, setelah paru mereka menahan sebagian besarnya.
Jadi aritmetikanya memang berbeda sejak awal. Emisi lebih sedikit, tidak ada pembakaran, tidak ada tar, tidak ada karbon monoksida, massa partikel di ruangan jauh lebih rendah.
Yang tersisa justru bagian yang tidak diduga orang: nikotin, dan partikel yang sangat halus. Penelitian yang mengukur orang tanpa kebiasaan vape yang tinggal serumah dengan pengguna menemukan penyerapan nikotin yang terukur — lebih rendah daripada di rumah perokok, tapi lebih tinggi daripada di rumah yang tidak ada keduanya. Posisi WHO mengikuti temuan itu: aerosolnya bukan sesuatu yang tidak berbahaya, dan orang yang tidak memakainya perlu dilindungi.
Untuk siapa ini benar-benar penting?
Untuk orang dewasa sehat yang sesekali sekamar dengan pengguna vape, paparannya kecil dan cara menyebutnya yang jujur adalah “risiko rendah, bukan tanpa risiko”.
Ada empat situasi yang menaikkannya:
Bayi dan anak kecil. Mereka bernapas lebih cepat dibanding ukuran tubuh, parunya masih berkembang, dan tangan serta mainan masuk ke mulut setelah menyentuh permukaan. Nikotin juga berbahaya secara akut kalau tertelan, sehingga botol liquid yang tergeletak di meja jauh lebih berbahaya daripada uapnya.
Kehamilan. Nikotin memengaruhi perkembangan otak dan paru janin. Mengurangi paparan pasangan yang sedang hamil adalah hal konkret yang bisa kamu lakukan minggu ini juga.
Asma dan gangguan saluran napas lain. Partikel ultrahalus dan propilen glikol adalah iritan saluran napas. Orang dengan asma sering melaporkan dada terasa sesak atau batuk di ruangan bekas orang ngevape, dan mereka tidak sedang mengarang.
Mobil. Ini yang paling sering diremehkan. Kabin mobil adalah kotak kecil dengan sirkulasi buruk, dan uap yang diembuskan mencapai konsentrasi yang tidak pernah tercapai di ruangan biasa. Membuka jendela sedikit ternyata tidak banyak menolong.
“Aku cuma ngevape kalau mereka sudah tidur”
Ini pantas dijawab lurus, bukan diceramahi, karena ini pengaturan paling umum di rumah yang ada anaknya dan ini memang usaha yang tulus untuk melakukan hal yang benar.
Cara ini menghapus paparan langsung, dan itu bagian terbesarnya. Yang tidak dihapus adalah residunya. Propilen glikol, gliserol, dan nikotin mengendap di permukaan — sofa, layar, jok mobil, sandaran tangan kursi tempat kamu duduk — lalu tinggal di sana. Ini sama sekali tidak seperti lapisan tar yang ditinggalkan rokok di langit-langit, tapi nikotin memang terukur di permukaan rumah tempat orang ngevape di dalam, dan kelompok usia yang merangkak, menyentuh, dan memasukkan barang ke mulut justru kelompok yang paling banyak bersentuhan dengan permukaan.
Cara ini juga tidak menghapus hal yang jangka panjangnya paling menentukan.
Paparan yang bukan berupa zat kimia
Anak dari orang tua yang memakai nikotin lebih mungkin memakainya juga. Itu salah satu temuan paling konsisten dalam seluruh literatur tembakau, dan ia tidak butuh satu molekul pun menyeberangi ruangan.
Yang berpindah adalah contohnya: bahwa beginilah yang dilakukan orang dewasa saat stres, bosan, menunggu, merayakan, atau berpikir. Perangkat yang muncul di tangan seseorang lima puluh kali sehari mengajarkan pada anak yang menonton seperti apa respons normal terhadap sebuah perasaan, jauh sebelum ia cukup umur untuk punya pendapat tentangnya.
Ini tidak ditulis supaya siapa pun merasa lebih buruk. Ini ditulis karena inilah alasan banyak orang akhirnya berhenti — bukan uapnya, tapi penontonnya.
Yang bisa dilakukan kalau kamu tinggal bersama orang lain
Praktis, diurutkan dari yang paling berpengaruh:
- Keluar rumah. Bukan di dekat jendela, bukan di pintu balkon, tapi benar-benar di luar. Sisanya adalah setengah langkah.
- Jangan pernah di dalam mobil, apalagi kalau ada orang lain. Ini situasi dengan konsentrasi tertinggi yang ada.
- Kunci liquid dan perangkat. Liquid yang tertelan adalah risiko keracunan pada anak kecil, dan kadar yang dijual sekarang tinggi.
- Kalau sudah terlanjur di dalam, buka sirkulasi silang. Dua bukaan, bukan satu jendela yang dibuka sedikit.
- Lap permukaan yang paling sering kamu sentuh. Sandaran tangan kursi, meja, setir.
- Hitung berapa yang kamu isap. Tiap isapan yang tidak jadi kamu ambil adalah paparan yang tidak pernah terjadi, untukmu dan untuk semua orang di rumah.
Yang terakhir itu satu-satunya langkah yang membaik dengan sendirinya seiring waktu. Yang lain menahan paparan tetap di tempatnya; mengurangi asupan adalah yang bergerak menuju nol.
Puff Counter ada untuk langkah itu: sekali ketuk untuk tiap isapan dari ponsel, jam tangan, atau layar utama, dan batas mingguan yang turun bertahap dari rata-rata aslimu, bukan dari tebakan yang terlalu optimistis. Kebanyakan orang menemukan bahwa melihat angka hariannya lebih berpengaruh daripada janji apa pun untuk lebih hati-hati soal tempat.
Dua menit hari ini
Hitung berapa kali kamu ngevape di dalam ruangan kemarin, dan berapa di antaranya yang ada orang lain di ruangan itu.
Kamu tidak perlu mengubah apa pun berdasarkan angka itu. Cukup punya angkanya. Hampir semua orang menemukannya lebih tinggi daripada versi yang selama ini mereka bawa di kepala.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah uap vape sama buruknya dengan asap rokok?
Tidak, dan bedanya nyata. Tidak ada tembakau yang terbakar dan tidak ada asap yang mengepul terus di antara isapan, jadi paparan untuk orang sekitar jauh lebih kecil. Tapi uapnya tetap membawa nikotin, partikel ultrahalus, dan logam, dan lebih sedikit bukan berarti tidak ada.
Apakah aman ngevape di dekat bayi atau anak kecil?
Badan kesehatan menyarankan untuk tidak melakukannya. Anak bernapas lebih cepat dibanding ukuran tubuhnya, parunya masih berkembang, dan residu nikotin menempel di permukaan yang mereka pegang dan masukkan ke mulut. Kalau kamu ngevape, lakukan di luar, dan simpan perangkat serta liquid di tempat terkunci.
Apakah ngevape di dalam ruangan meninggalkan residu?
Ya. Uapnya mengandung propilen glikol, gliserol, dan nikotin, dan semuanya mengendap di dinding, layar, sofa, dan lantai. Residu ini jauh lebih ringan dibanding lapisan tar yang ditinggalkan rokok, tapi nikotin memang terukur di permukaan rumah tempat orang ngevape di dalam.
Bisakah tes nikotin positif karena paparan uap orang lain?
Paparan pasif bisa menghasilkan kotinin yang terukur, tapi biasanya jauh di bawah kadar pengguna. Ambang tesnya umumnya disusun untuk membedakan keduanya. Kalau tes itu penting secara medis atau untuk keperluan kerja, sebutkan sejak awal bahwa kamu tinggal serumah dengan pengguna vape.